FORUMMAKASSARINFO.COM-Barru – SulSel. 22-08-2024,Kantor Urusan Agama yang pada umumnya masyarakat tahu adalah Pengurusan Surat-surat bagi masyarakat yang akan menikah. Abdullah, Kabiro Sidik Kasus berkunjung ke KUA kecamatan Barru Kabupaten Barru menemui Kepala KUA, Muhammad Idris menjelaskan secara gamblang tentang Tugas Pokok dan Fungsi KUA Kecamatan.
“Kepala KUA itu sebenarnya menjalankan sebagian tugas dari kementrian Agama, sebagai terdepan dari Pelayanan Keagamaan, Fungsi keagamaan dan Fungsi Pendidikan” Ungkap Muhammad Idris.
Muhammad Idris memberikan penjelasan bahwa Fungsi keagamaan cakupannya luas, semua yang menyangkut keagamaan seperti Haji, Zakat, Wakaf dan Pernikahan ditangani langsung oleh KUA Kecamatan Barru. Selain itu, Muhammad Idris mengatakan juga telah menyelesaikan program Revitalisasi dari Kementrian Agama yakni mengembalikan Fungsi KUA seperti dulu. Fungsi tersebut menguatkan peran dari KUA yang tidak hanya melayani Pengurusan Pernikahan bagi Masyarakat yang hendak menikah, tapi lebih dari itu Peran KUA mencakup Pelayanan Zakat wakaf, Pelayanan Bimbingan Haji Reguler, Pengawasan dan Pelaporan Pernikahan, Pelayanan Rukyatul Hilal, Pembinaan Rumah Tangga Sakinah dan Pelayanan pengurusan Mesjid.
“Supaya Masyarakat tidak hanya beranggapan bahwa KUA hanya mengurus Pernikahan, padahal Fungsi KUA itu banyak, maka dengan revitalisasi KUA untuk menvitalkan Fungsi sebenarnya dari KUA”Tambahnya.
Selain Sepuluh Fungsi tersebut, Idris menambahkan ada juga Program-program Prioritas diantaranya Modernisasi beragama yang sekarang digencarkan. Bertanggung jawab membantu terlaksananya program-program pemerintah daerah seperti Pencegahan Stunting dan Pernikahan dibawah umur. Menutup pembicaraan Abdullah juga menanyakan tentang Harapan dan Motivasi Muhammad Idris selaku Kepala KUA Kecamatan Barru Kabupaten Barru.
“Prinsip saya dalam bekerja adalah apapun yang kita kerjakan pertama perbaiki niat, luruskan niat. Jadikan pekerjaan itu sebagai pengabdian bukan hanya untuk Dunia tapi untuk Akhirat juga. Dimanapun kita berada, bekerjalah secara baik karena tidak selamanya kita berada disitu dan orang-orang akan mengenangmu dengan karyamu serta dari apa yang pernah kamu lakukan” Tutup Idris.
Tak jarang memang orang-orang yang mendapatkan posisi strategis di pemerintahan hanya sekedar Bekerja dan yang penting memperoleh penghasilan, tidak berusaha dengan maksimal meninggalkan karya dan kesan yang baik diposisinya bagi generasi pelanjut yang akan menggantikannya nanti. Menempati Posisi strategis di pemerintahan akan lebih Sempurna bila dijadikan sebagai wadah yang bermanfaat bagi kemaslahatan Umat dan untuk seluruh Aspek kehidupan.
*kabiro Maros Abdullah*
















