Gara-gara Tak Mampu Beli Baju Olahraga, Orang Tua Siswa SD Inpres Layang 3 Ditagih di Grup WA

- Penulis

Selasa, 3 September 2024 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar, 3 September 2024–Seorang orang tua siswa di SD Inpres Layang 3 Makassar merasa tertekan setelah menerima pesan di grup WhatsApp kelas yang menagih mereka untuk membeli baju olahraga. Kejadian ini mencuat setelah anaknya dilarang mengikuti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) karena tidak mengenakan baju olahraga yang telah ditentukan oleh guru kelas.

Orang tua siswa tersebut, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku bahwa pesan tersebut dirasakan sebagai tekanan, terutama karena kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas. “Saya tidak mampu beli baju olahraga. Tapi kenapa anak saya jadi tidak bisa ikut pelajaran olahraga? Sekarang malah ditagih di grup WA. Rasanya seperti dipermalukan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Dalam pesan di grup WhatsApp tersebut, guru kelas menyatakan bahwa siswa yang belum memiliki baju olahraga diwajibkan untuk segera membelinya agar dapat mengikuti pelajaran PJOK. Orang tua siswa diminta menghubungi guru kelas untuk melakukan pemesanan baju olahraga. “Saya sudah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak, tapi ekonomi keluarga sedang sulit. Rasanya tidak adil jika anak saya harus dikucilkan hanya karena baju olahraga,” tambah orang tua tersebut.

Baca Juga:  Akhir Tahun 2025 yang Bermakna: Buku ke-15 Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Menguatkan Perlindungan Awak Kapal

Guru kelas yang mengirimkan pesan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait masalah ini. Namun, beberapa orang tua lainnya berharap agar guru dapat lebih memahami kondisi ekonomi mereka dan memberikan solusi yang tidak membebani keluarga yang kurang mampu.

Situasi ini menjadi keprihatinan orang tua siswa karena berdampak terhadap psikologis siswa yang bersangkutan. Mereka merasa dikucilkan dan tidak bisa mengikuti pelajaran seperti teman-temannya, yang berpotensi mengurangi semangat belajar dan kepercayaan diri anak. Seorang pemerhati pendidikan di Makassar, Andi Wati, berpendapat bahwa “Pendidikan harus inklusif. Tidak seharusnya siswa dilarang mengikuti pelajaran hanya karena masalah seragam. Pihak guru perlu menangani masalah ini dengan bijaksana.”

Fakta yang terungkap di grup WA siswa menunjukkan bahwa kondisi ekonomi keluarga mempengaruhi kemampuan anak untuk memenuhi syarat-syarat pendidikan. Orang tua siswa berharap agar guru kelas dapat lebih memahami situasi mereka dan mencari solusi yang lebih bijaksana, seperti memberikan bantuan atau keringanan kepada siswa yang kurang mampu.

Permasalahan ini masih berkembang, dan banyak pihak menunggu tanggapan resmi dari guru kelas serta langkah konkret yang akan diambil untuk menyelesaikan permasalahan ini.informan Restu/Jule (R.Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kesehatan Siswa, SDN Gaddong 2 Sukses Laksanakan BIAS dan POPM
SD Inpres Sambung Jawa 2 Makassar Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut
Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Pesan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di Hari Pelaut se Dunia 2026, Mengukir Masa Depan Maritim: Seruan Strategis bagi Sang Penakluk Ombak
Sebanyak 50 Siswa Ikuti Pelatihan Bina Damping MPLS SMKN 5 Makassar di Bukit Sura
Refleksi Idul Adha 1447 H: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Tekankan Nilai Moral dalam Kepemimpinan Global
Kuliah “Maritime Theology” Hadirkan Perspektif Baru, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Libatkan 180 Mahasiswa Lintas Program
Inspirasi dari Pesisir Iman: Penyerahan Buku “Maritime Theology” Menggugah Semangat Pelayanan di Makassar.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:40 WIB

Jaga Kesehatan Siswa, SDN Gaddong 2 Sukses Laksanakan BIAS dan POPM

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:21 WIB

SD Inpres Sambung Jawa 2 Makassar Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:29 WIB

Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:57 WIB

Pesan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di Hari Pelaut se Dunia 2026, Mengukir Masa Depan Maritim: Seruan Strategis bagi Sang Penakluk Ombak

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:54 WIB

Sebanyak 50 Siswa Ikuti Pelatihan Bina Damping MPLS SMKN 5 Makassar di Bukit Sura

Berita Terbaru