Bismillah…
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Sahabat Moeslem Fb yang dirahmati Allah..
Alhamdulillahi Robbil alamiin.. Assalatu assalamu Ala Asrofil ambiyai alalmursalin..
Ashadu anna Muhammadan abduhu warosiluhu..
Allahumma sholi alaa Muhammad wa ala alihi wasohbihi ajemain..
FORUMMAKASSARINFO.COM-Bahwa menghadapi setiap persoalan kehidupan entah kita pribadi dalam konteks pengusaha, atau para pekerja mandiri, sebagai karyawan, sebagai pimpinan atau bawahan, baik orang kaya, miskin, pelajar dan apapun aktifitas yang saat ini kita perankan, maka mari kembali kepada titik “IKHLAS”
Dalam Firman Allah SWT. QS. Az Zumar 11-14.
الدِّينَ * وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ * قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ * قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَهُ دِينِي
Artinya: “Katakanlah “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk menyembah Allah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya dalam menjalankan agama. (11) Dan aku diperintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri.” (12) Katakanlah, “Sesungguhnya aku takut akan azab yang akan ditimpakan pada hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku.” (13) Katakanlah, “Hanya kepada Allah aku menyembah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya dalam menjalankan agamaku.”.
Dalam realitas hidup ada saja kita dipertemukan untuk ‘jengkel, marah, emosi, kecewa, sedih’ yang boleh jadi disebabkan oleh diri pribadi atau orang lain, dimana mengharuskan kita untuk merasa Malu dihadapan orang lain, misalnya janji atau perkataan yang dengan atau tanpa, sengaja diubah untuk kepentingan pribadi seseorang yang menyatakan kita yang menanggung malu itu, kecewa itu dan mungkin bagi diri kita menjadi sulit untuk memperbaiki karena khawatir tidak konsisten atau mengingkari janji yang sdh disampaikan hingga kita menjadi bagian dari orang ‘munafik’ jika berjanji dia ingkar. Padahal kondisi ini tidak kita inginkan namun dipaksa oleh keadaan.
Disinilah Peran Ikhtiar Hati sesuai QS yang telah kami sampaikan, bagaimana mengembalikan setiap usaha atau peristiwa-peristiwa yang sebenarnya bukan bagian dari skenario yang kita harapkan namun kenyataan kita Alami, maka kembali kepada Allah SWT.. Pasrahkan bahwa semua atas kehendaknya dengan demikian maka ibadah kita tidak sia-sia dan tentunya terhindar dari azab Allah SWT..
Seringkali memang setiap harapa tak seindah hasil yang kita impikan, maka sekali lagi Ikhlas menjadi senjata kita bahwa apapun jalan atau cara yang kita lakukan berharap sesuatu yang terbaik bagi orang lain dan diri sendiri bersama keluarga, dimana apapun yang orang lain akan mengatakan tentang diri kita dimana ini bukan sebab yg kita sengaja, gunakan ikhlas hati utk menerima hujatan cacian celaan orang tersebut sebagai konsekuensi menerima realitas hidup dan tentu terus berusaha untuk waspada agar tidak terulang hal tersebut sebagai ikhtiar wajib dalam berubah kepada yg lebih baik dan yakinlah dengan ke ikhlasan yang kita jalani mendapatkan keberkahan hingga ke Surga.
Semoga sharing singkat ini bermanfaat..
Aamiin.. Ya, Robbal Alamiin..
Allahumuafiq thoriq wassalamu alaikum wr wb..
#mutiaraHatiSahabatInfoMakassar (R. Karno)
















