Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 74.922.01 Tepo Takalar Disorot: Isi Jerigen Diduga Dipungut Rp10 Ribu

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – Forum.Makassar.Info – Pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.922.01 Tepo, Kabupaten Takalar, kembali menjadi sorotan masyarakat. SPBU tersebut diduga melakukan praktik tidak sesuai prosedur dengan memprioritaskan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar subsidi menggunakan jerigen.

Praktik tersebut dikeluhkan langsung oleh para sopir truk, angkutan umum, dan masyarakat yang harus antre berjam-jam untuk mendapatkan Solar subsidi. Mereka mengaku kerap kehabisan stok karena antrean didahului oleh para pengepul yang membawa puluhan jerigen.

“Heran, kami antre dari pagi sampai siang tidak dapat-dapat Solar, katanya habis. Tapi tiba-tiba ada orang bawa jerigen langsung dilayani duluan. Kami tanya petugasnya katanya sudah bayar Rp10 ribu per jerigen,” ungkap salah seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya, Selasa (27/10/2026).

Warga menduga adanya kerja sama antara oknum petugas SPBU dengan pengepul. Dengan dugaan imbalan Rp10.000 per jerigen, para pengepul diduga dapat mengisi Solar subsidi dalam jumlah besar tanpa antre dan tanpa batas, yang kemudian dijual kembali dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Padahal, berdasarkan aturan Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pengisian BBM jenis Solar subsidi menggunakan jerigen dilarang keras, kecuali untuk keperluan tertentu seperti nelayan, petani, dan UMKM dengan surat rekomendasi resmi dari dinas terkait serta menggunakan barcode yang sah. Namun dalam praktik di lapangan, dugaan penggunaan surat rekomendasi dan barcode ganda kerap terjadi.

Baca Juga:  Diduga Ada Kecurangan Seleksi Kades Hoho di Laporkan Secara Resmi oleh 10 Orang Warganya Peserta Penjaringan Perangkat Desa

“Kami sopir yang resmi antre malah tidak dapat. Yang pakai jerigen malah diprioritaskan. Ini sudah tidak benar. SPBU Tepo ini diduga sudah jadi sarang mafia Solar. Kami minta Pertamina dan aparat turun tangan,” tegas warga lainnya.

Masyarakat meminta kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, BPH Migas, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan investigasi ke SPBU 74.922.01 Tepo.

Jika terbukti melakukan pelanggaran, warga meminta agar SPBU tersebut diberikan sanksi tegas mulai dari teguran, pemutusan pasokan sementara, hingga pencabutan izin operasional sesuai Peraturan BPH Migas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 74.922.01 Tepo belum berhasil dimintai keterangan resmi terkait dugaan praktik pungutan Rp10.000 per jerigen tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi seluas-luasnya bagi pihak SPBU dan pihak terkait sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Didukung Penuh Bupati Syaharuddin Alrif, Bunda Paud Sidrap Haslinda Sukseskan Wajib Belajar Prasekolah 
Kunjungan Kerja ke Bandung, Bunda Kasihhati Ketua Presidium FPII Apresiasi Inovasi Lapas Sukamiskin 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 06:24 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Berita Terbaru