Tambak Garam Jebol Diterjang Ombak, Petani Garam Nasara Jeneponto Harap Uluran Tangan Bupati

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto – Forum.Makassar.Info – Nasib masyarakat penambak garam di wilayah Nasara, Kabupaten Jeneponto, kini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, Jumat (30/10/2026).

Sejumlah lokasi tambak garam milik masyarakat mengalami kerusakan parah setelah tanggul jebol diterjang ombak besar. Kondisi tersebut membuat aktivitas produksi garam terhenti total.

Kerusakan tanggul menyebabkan air laut masuk ke area tambak dan merendam petakan-petakan garam yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga pesisir Nasara.

Bagi masyarakat Nasara, tambak garam bukan sekadar tempat bekerja, melainkan tumpuan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Tambak kami jebol semua diterjang ombak. Air laut masuk, garam tidak bisa berproduksi. Kami harap Bupati bisa lihat langsung kondisi kami di sini,” ungkap salah seorang penambak garam Nasara.

Akibat jebolnya tanggul, para penambak garam kini menghadapi kesulitan ekonomi. Jika tidak segera diperbaiki, mereka dikhawatirkan akan kehilangan mata pencaharian dan kesulitan memulihkan aktivitas produksi garam yang membutuhkan waktu berminggu-minggu.

Masyarakat berharap Bupati Jeneponto bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Jeneponto segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tambak yang terdampak.

Baca Juga:  Gelar perkara yang digelar di Polres Maros Menuai Sorotan dari kuasa Hukum Pelapor, Budiman S

Warga juga berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi menghadirkan solusi nyata berupa bantuan perbaikan tanggul serta pembangunan pemecah ombak (breakwater) untuk melindungi kawasan tambak dari ancaman gelombang laut yang terus berulang setiap musim ombak besar.

“Kami tidak minta banyak, kami hanya minta tanggul kami diperbaiki dan dibuatkan pemecah ombak. Kalau dibiarkan begini, setiap tahun tambak kami akan jebol terus,” harap warga lainnya.

Selain bantuan teknis dan anggaran perbaikan, masyarakat juga meminta adanya koordinasi lintas instansi untuk mengkaji pembangunan infrastruktur pelindung pantai yang sesuai dengan karakteristik wilayah Nasara.

Masyarakat Nasara menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto agar segera hadir memberikan solusi nyata. Jangan sampai roda perekonomian masyarakat pesisir terhenti akibat kerusakan tambak yang tidak segera mendapatkan penanganan.

Tambak garam harus kembali berproduksi agar ekonomi warga Nasara tetap berjalan.

Penulis : Syarifuddin AS, SH

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Didukung Penuh Bupati Syaharuddin Alrif, Bunda Paud Sidrap Haslinda Sukseskan Wajib Belajar Prasekolah 
Kunjungan Kerja ke Bandung, Bunda Kasihhati Ketua Presidium FPII Apresiasi Inovasi Lapas Sukamiskin 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 06:24 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Berita Terbaru