Jeneponto – Forum.Makassar.Info – Nasib masyarakat penambak garam di wilayah Nasara, Kabupaten Jeneponto, kini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, Jumat (30/10/2026).
Sejumlah lokasi tambak garam milik masyarakat mengalami kerusakan parah setelah tanggul jebol diterjang ombak besar. Kondisi tersebut membuat aktivitas produksi garam terhenti total.
Kerusakan tanggul menyebabkan air laut masuk ke area tambak dan merendam petakan-petakan garam yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga pesisir Nasara.
Bagi masyarakat Nasara, tambak garam bukan sekadar tempat bekerja, melainkan tumpuan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
“Tambak kami jebol semua diterjang ombak. Air laut masuk, garam tidak bisa berproduksi. Kami harap Bupati bisa lihat langsung kondisi kami di sini,” ungkap salah seorang penambak garam Nasara.
Akibat jebolnya tanggul, para penambak garam kini menghadapi kesulitan ekonomi. Jika tidak segera diperbaiki, mereka dikhawatirkan akan kehilangan mata pencaharian dan kesulitan memulihkan aktivitas produksi garam yang membutuhkan waktu berminggu-minggu.
Masyarakat berharap Bupati Jeneponto bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Jeneponto segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tambak yang terdampak.
Warga juga berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi menghadirkan solusi nyata berupa bantuan perbaikan tanggul serta pembangunan pemecah ombak (breakwater) untuk melindungi kawasan tambak dari ancaman gelombang laut yang terus berulang setiap musim ombak besar.
“Kami tidak minta banyak, kami hanya minta tanggul kami diperbaiki dan dibuatkan pemecah ombak. Kalau dibiarkan begini, setiap tahun tambak kami akan jebol terus,” harap warga lainnya.
Selain bantuan teknis dan anggaran perbaikan, masyarakat juga meminta adanya koordinasi lintas instansi untuk mengkaji pembangunan infrastruktur pelindung pantai yang sesuai dengan karakteristik wilayah Nasara.
Masyarakat Nasara menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto agar segera hadir memberikan solusi nyata. Jangan sampai roda perekonomian masyarakat pesisir terhenti akibat kerusakan tambak yang tidak segera mendapatkan penanganan.
Tambak garam harus kembali berproduksi agar ekonomi warga Nasara tetap berjalan.
Penulis : Syarifuddin AS, SH
Editor : (Tim/Red)
















