Bayar Hingga 4 Juta, Sertifikat Tanah Prona Tak Kunjung Terbit

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-GOWA – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Pangkabinanga, Kabupaten Gowa, mulai menjadi perhatian publik. Sebanyak 700 warga yang telah mendaftar untuk mendapatkan sertifikat tanah Prona pada tahun 2023 hingga kini belum menerima dokumen yang dijanjikan.

Menurut informasi yang dihimpun, warga diminta untuk menyetor sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp350 ribu hingga Rp4 juta per orang. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan prosedur pelaksanaan program PTSL di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi terkait siapa yang bertanggung jawab atas dugaan pungutan liar ini. Namun, berdasarkan regulasi, program PTSL merupakan tanggung jawab Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. Oleh karena itu, pihak berwenang, termasuk aparat penegak hukum, diharapkan segera turun tangan untuk mengusut kasus ini.

Baca Juga:  Kapolres Gowa Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Kepada Kajati Sulsel di Museum Istana Balla Lompoa

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. *”Kami sudah menunggu hampir setahun, tapi sampai sekarang sertifikat tanah belum juga keluar. Padahal kami sudah membayar sesuai permintaan,”* ujarnya, saat dikonfirmasi oleh awak media (19/11/24)

Program PTSL sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait kepemilikan tanah. Namun, kasus seperti ini justru mencoreng niat baik pemerintah dan berpotensi merugikan warga yang sudah mengikuti prosedur dengan harapan mendapat sertifikat resmi.

Pihak Kelurahan Pangkabinanga maupun instansi terkait diharapkan segera memberikan penjelasan atas permasalahan ini. Sementara itu, warga mendesak agar investigasi segera dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dan memastikan program PTSL berjalan sesuai tujuan semula, yakni membantu masyarakat, bukan membebani mereka.

*Restu*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian, Kapolsek Somba Opu Melayat di Rumah Duka Warganya
Dirut PT Aura Planindo Group belum menyerahkan PSU Perumahan BTN Aura Permai ke Pemda Gowa, perumahan dilanda banjir setiapkali Hujan.
Ramadhan Fair 2026 Gowa Jadi Surganya UMKM, Pengunjung Padati Lapangan Sultan Hasanuddin
Gowa’ta Community Sukses Gelar UMKM Ramadhan Fair, Ribuan Warga Padati Lokasi
Rumah Tak Layak Huni di Bontobiraeng Selatan, Warga Harap Bantuan Pemkab Gowa
11 Hari Kasus Pembunuhan Sadis Ali di Gowa Mandek, LBH MRI Desak Kapolri Copot Kapolres Gowa
Kapolres Gowa Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Cuaca Ekstrem
Jaga Gowa Tetap Kondusif, Unit Perintis Presisi Polres Gowa Siaga di Malam Hari
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:04 WIB

Wujud Kepedulian, Kapolsek Somba Opu Melayat di Rumah Duka Warganya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:48 WIB

Dirut PT Aura Planindo Group belum menyerahkan PSU Perumahan BTN Aura Permai ke Pemda Gowa, perumahan dilanda banjir setiapkali Hujan.

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:11 WIB

Ramadhan Fair 2026 Gowa Jadi Surganya UMKM, Pengunjung Padati Lapangan Sultan Hasanuddin

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:44 WIB

Gowa’ta Community Sukses Gelar UMKM Ramadhan Fair, Ribuan Warga Padati Lokasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:51 WIB

Rumah Tak Layak Huni di Bontobiraeng Selatan, Warga Harap Bantuan Pemkab Gowa

Berita Terbaru