Celurit di Leher Pimpinan Redaksi: Ujian Nyali Polsek Nguling Menindak Oknum Perangkat Desa

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, JATIM – FORUM.MAKASSAR.INFO.COM – Dugaan ancaman menggunakan senjata tajam terhadap Pimpinan Redaksi Cakra Nusantara Online, Supriyadi, kini menjadi sorotan serius publik, Senin (16/2/2026).

Kasus yang telah resmi dilaporkan ke Polsek Nguling ini dinilai sebagai ujian nyata bagi aparat penegak hukum dalam menjamin keamanan wartawan sekaligus menjaga wibawa hukum di tengah masyarakat.

Tiga orang dilaporkan dalam peristiwa tersebut, yakni Adi dan Pujiono yang disebut sebagai perangkat Desa Sebalong, serta Haryanto yang disebut merupakan ayah dari salah satu terlapor.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah tegas aparat, sementara kekhawatiran akan lambannya penanganan mulai mencuat di tengah masyarakat.

Dugaan Ancaman Serius dan Isu Pengaruh Narkoba
Menurut keterangan Supriyadi, insiden terjadi secara tiba-tiba ketika dirinya didatangi seseorang yang membawa clurit dan diduga melakukan tindakan intimidatif.

Ia mengaku situasi saat itu sangat menegangkan dan membuatnya merasa keselamatannya terancam.

Selain itu, muncul dugaan bahwa salah satu terlapor berada dalam kondisi tidak stabil dan diduga berada di bawah pengaruh narkoba.

Namun dugaan tersebut masih menunggu pembuktian resmi melalui pemeriksaan aparat berwenang.

“Kalau memang ada dugaan pengaruh narkoba, tentu harus diuji secara hukum. Jangan sampai isu serius seperti ini dibiarkan tanpa kejelasan,” ujar Supriyadi.

Publik Mulai Bertanya: Seberapa Cepat Aparat Bertindak?, Kasus ini kini bukan lagi sekadar konflik personal.

Banyak kalangan menilai peristiwa tersebut menyangkut keamanan profesi wartawan serta kredibilitas aparat penegak hukum dalam merespons dugaan ancaman kekerasan.

Masyarakat berharap Polsek Nguling bergerak cepat, profesional, dan transparan.

Keterlambatan penanganan berpotensi memunculkan persepsi negatif, seolah laporan masyarakat tidak ditangani dengan urgensi yang semestinya, apalagi jika menyangkut dugaan ancaman senjata tajam.

Baca Juga:  Polrestabes Makassar Bongkar Jaringan Narkotika Internasional "Joker Malaysia", 7 Tersangka Diamankan

Pengamat sosial menyebut, respons tegas aparat sangat penting untuk mencegah preseden buruk.

Jika dugaan intimidasi terhadap wartawan tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan muncul anggapan bahwa tekanan terhadap pers bisa terjadi tanpa konsekuensi hukum.

Desakan Transparansi dan Kepastian Hukum
Supriyadi menegaskan dirinya menempuh jalur hukum bukan sekadar untuk kepentingan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap profesi jurnalis.

“Ini bukan hanya soal saya. Wartawan harus merasa aman saat bekerja. Saya berharap aparat bertindak objektif, transparan, dan cepat agar tidak ada kesan pembiaran,” tegasnya.

Ia juga meminta agar dugaan pengaruh narkoba, jika benar ada, tidak diabaikan karena menyangkut potensi gangguan keamanan yang lebih luas.

Menunggu Sikap Resmi Polsek Nguling
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Nguling belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan maupun status para terlapor.

Kondisi ini membuat publik terus menunggu kepastian sekaligus menaruh harapan besar pada profesionalitas aparat.

Penegakan hukum yang cepat, transparan, dan berkeadilan dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat.

Publik berharap aparat tidak ragu menindaklanjuti setiap laporan secara objektif tanpa pandang jabatan maupun latar belakang pihak yang terlibat.

Redaksi Cakra Nusantara Online menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara ini sebagai bagian dari komitmen menjaga kebebasan pers, supremasi hukum, dan rasa aman masyarakat.

Kini publik menunggu pembuktian nyata: apakah laporan dugaan ancaman ini akan ditangani secara tegas dan transparan, atau justru menjadi polemik panjang yang berpotensi menggerus kepercayaan terhadap penegakan hukum. (*)

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
Kabur dari Razia di Gunung Bawakaraeng, 2 Remaja di Makassar Tabrak Pemotor – Wartawan Temukan Badik di Jok Motor
Tak Kasih Kendor! Kasat Narkoba Polresta Gowa Pimpin Langsung Operasi, Sasar THM dan Bilyard, Dua Remaja Diciduk 
Berawal dari Pemeriksaan Motor Polisi Temukan Jejak Peredaran Sabu di Gowa
Akun IG Makassar Terekam Resmi Dilaporkan Buntut Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor 
Diduga Berupaya Melenyapkan Seorang Wartawan, Oknum TNI Inisial HM Dilaporkan Ke Pomdam Makassar 
Tewasnya Rafli di Tallo Didalami Propam dan Itwasda Polda Sulsel
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kabur dari Razia di Gunung Bawakaraeng, 2 Remaja di Makassar Tabrak Pemotor – Wartawan Temukan Badik di Jok Motor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Tak Kasih Kendor! Kasat Narkoba Polresta Gowa Pimpin Langsung Operasi, Sasar THM dan Bilyard, Dua Remaja Diciduk 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Berawal dari Pemeriksaan Motor Polisi Temukan Jejak Peredaran Sabu di Gowa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Akun IG Makassar Terekam Resmi Dilaporkan Buntut Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor 

Berita Terbaru